Di tengah semakin ramainya pasar mobil listrik, VinFast VF3 tetap menjadi salah satu nama yang menarik perhatian hingga tahun 2026. Sebagai mobil listrik mungil dengan desain unik dan harga yang relatif terjangkau, VF3 sejak awal memang diposisikan sebagai EV perkotaan yang praktis dan efisien.
Memasuki 2026, pertanyaan pun muncul: apakah VinFast VF3 masih worth it untuk dibeli?
Jawabannya sangat bergantung pada kebutuhan penggunanya.
Dari sisi desain, VF3 masih tampil berbeda dan berani. Ukurannya yang kompak membuat mobil ini sangat cocok untuk lalu lintas kota yang padat, mudah diparkir, dan lincah saat bermanuver di jalan sempit. Bagi pengguna muda, keluarga kecil, atau mobil kedua di rumah, keunggulan ini masih sangat relevan.
Untuk performa dan jarak tempuh, VinFast VF3 menawarkan kemampuan yang cukup untuk penggunaan harian. Dengan jarak tempuh yang ideal untuk aktivitas dalam kota seperti berangkat kerja, antar anak sekolah, hingga belanja harian, VF3 tidak ditujukan untuk perjalanan jauh, namun justru unggul dalam efisiensi dan biaya operasional yang rendah.
Dari segi biaya, inilah nilai jual utama VF3. Di tengah naiknya harga kendaraan, mobil listrik ini tetap menjadi salah satu opsi EV paling terjangkau. Biaya pengisian daya yang lebih hemat dibanding BBM, perawatan yang relatif sederhana, serta insentif kendaraan listrik membuat VF3 masih menarik secara ekonomi di 2026.
Namun, tentu ada catatan. Fitur yang ditawarkan VF3 tergolong fungsional, bukan mewah. Bagi pengguna yang menginginkan teknologi canggih, interior premium, atau jarak tempuh panjang, mungkin perlu mempertimbangkan model EV lain yang lebih tinggi kelasnya.
Kesimpulannya, VinFast VF3 di tahun 2026 masih worth it, terutama bagi mereka yang mencari mobil listrik praktis, ekonomis, dan fokus untuk mobilitas perkotaan. Bukan soal kemewahan, tetapi soal fungsi, efisiensi, dan gaya hidup ramah lingkungan.
Mobil kecil, listrik penuh, dan solusi cerdas untuk kota—itulah VinFast VF3.
Информация по комментариям в разработке