Pemerintah Kota Tegal mengelar apel kesiapsiagaan bencana yang diikuti 631 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah (TNI/POLRI/ASN), unsur non Pemerintah dan Organisasi/Relawan. Apel tersebut dibagi dalam sejumlah klaster yaitu Klaster Pencarian dan Pertolongan, Perlindungan dan Pengungsian, Logistik, Kesehatan, Pendidikan dan Pemulihan. Apel tersebut dibuka Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono didampingi Sekda drg Agus Dwi Sulistyantono, Kepala BPBD Moch Mabrur dan diikuti ratusan relawan di OW PAI, Kota Tegal, Jumat (11/12).
Kalak BPBD Kota Tegal Moh Mabrur melaporkan kegiatan Apel Kesiapsiagaan Kota Tegal dalam menghadapi ancaman bencana Hidrometeorologi sebagai dampak datangnya musim penghujan dipenghujung Tahun 2025 dan awal Tahun 2026. Tujuanya untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga sosial, dan masyarakat terhadap potensi bencana di Kota Tegal.
"Dan juga meningkatkan Kemampuan koordinasi kesiapsiagaan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana, meningkatkan kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung penanggulangan bencana; Membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan," katanya.
Merujuk SK Kepala BNPB No.308 tahun 2024 tentang Klaster Penanggulangan Bencana, peserta Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025 terdiri dari Unsur Pemerintah (TNI/POLRI/ASN), Unsur non Pemerintah dan Organisasi/Relawan Kebencana yang dibagi berdasarkan Klaster Penanggulangan Bencana dengan total peserta sekitar 631. orang. Meliputi Klaster Pencarian dan Pertolongan, Perlindungan dan Pengungsian, Logistik, Kesehatan, Pendidikan dan Pemulihan.
"Selama Tahun 2025 BPBD Kota Tegal telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Pelatihan dan Simulasi Bencana sebanyak 40 (empat puluh) kali, total peserta 5.452," ujarnya.
Sedangkan untuk Posko Siaga Darurat telah kami bentuk di tiga lokasi selama Musim Hujan berlangsung diantaranya Mako BPBD Kota Tegal (Posko Komando) UPT Instalasi Uji Tangki Ukur Mobil Martoloyo (Posko Tegal Timur) dan Eks. Puskesmas Sumurpanggang (Posko Margadana).
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan apel kesiapsiagaan ini memiliki makna strategis untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan, meningkatkan koordinasi lintas lembaga, menguatkan sistem peringatan dini, dan membangun budaya tangguh bencana di tengah masyarakat.
Ikuti perkembangan terbaru dari berita di website resmi Radar Tegal https://radartegal.com dan follow / radartegalofficial
Radar Tegal Media menyajikan informasi terbaru seputar Pantura mulai dari Kota Tegal, Slawi, Brebes, Pemalang, Pekalongan, dan sekitarnya.
#Berita Tegal #BeritaTerbaru #RadarTegalTv #videoviral #beritaviral #infoviral #viral #infoterkini #berita #breakingnews #news #slawi #brebes #pemalang #pantura #jateng #wisatategal
Информация по комментариям в разработке