Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis complex. TB dapat berkembang menjadi Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) apabila terjadi resistensi terhadap obat anti-tuberkulosis, yang umumnya disebabkan oleh kegagalan pengobatan, kekambuhan, atau penghentian pengobatan sebelum waktunya.
Penularan TB RO terjadi melalui droplet di udara saat penderita batuk atau bersin, terutama pada lingkungan dengan ventilasi yang kurang baik serta pada individu dengan kondisi imunitas yang lemah. Gejala yang perlu diwaspadai meliputi batuk lebih dari dua minggu, demam, penurunan berat badan, keringat malam, serta sesak napas dan nyeri dada.
Upaya pencegahan dilakukan melalui penerapan etika batuk, penggunaan masker, menjaga ventilasi dan kebersihan lingkungan, serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis.
—- Stay alert, stay consistent, stay healthy. Batuk lama bukan hal sepele, terapi bukan formalitas. Pilih untuk lebih peduli hari ini demi kesehatan yang lebih baik ke depan. —-
Daftar Pustaka
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020) Buku Saku Pasien TB Resisten Obat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2024) Petunjuk Teknis Penatalaksanaan Tuberkulosis Resisten Obat di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2025) Buku Petunjuk Teknis Penatalaksanaan Tuberkulosis Sensitif Obat di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Nursia, A., Ramli, R. and Rahman, H. (2022) ‘Penularan tuberkulosis paru dalam anggota keluarga di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate’, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 18(1), pp. 78–87. Available at: https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.78-87
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (2021) Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Tuberkulosis di Indonesia. Jakarta: PDPI.
Sulistyawati, S. and Ramadhan, A.W. (2021) ‘Risk factors for tuberculosis in an urban setting in Indonesia: A case-control study in Umbulharjo I, Yogyakarta’, Journal of UOEH, 43(2), pp. 165–171. Available at: https://doi.org/10.7888/juoeh.43.165
Tim A – TB Resisten Obat (TB RO)
Bilal Fikry (G992508018)
Annisa Hanindira Valeria (G992508013)
Fisidea Mariska (G992508031)
Giancarlo Christofer (G992602057)
Neifa Reroka Ramadhani (G992602103)
Khirana Safira Nuswantoro (G992602076)
Regita Ayu Permatasari (G992602122)
Ucapan Terima Kasih kepada:
Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K), FISR
Dr. dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P(K), M.Kes
dr. Brigitta Devi Anindita Hapsari, Sp.P(K)
dr. Linda Soebroto, Sp.P
Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Информация по комментариям в разработке