Dalam sejarah dakwah Islam di Indonesia, nama KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bukan hanya dikenal sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia, tetapi juga sebagai ulama kharismatik, pejuang kemanusiaan, dan sosok yang penuh kearifan. Salah satu karya yang populer di tengah masyarakat adalah Syair Tanpo Waton yang mengandung pesan tauhid, akhlak, dan introspeksi diri. Syair ini mengajak umat untuk kembali kepada Allah, menjauhi kesombongan, dan mengutamakan keikhlasan.
Dalam video kali ini, Gus Mukhlason Rosyid menjawab pertanyaan jamaah seputar Syiirnya Gus Dur, makna Al-Qur’an Qodim, dan pesan spiritual yang terkandung di dalam Syair Tanpo Waton. Beliau menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah yang bersifat qadim, tidak diciptakan, dan menjadi sumber segala petunjuk kehidupan. Pemahaman ini selaras dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah, yang memandang Al-Qur’an sebagai firman Allah yang abadi dan tidak mengalami perubahan.
SYAIR TANPO WATON & MAKNA MENDALAMNYA
Syair Tanpo Waton bukan sekadar bait indah berbahasa Jawa, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk tidak merasa paling benar, tidak merendahkan orang lain, dan selalu introspeksi. Gus Mukhlason menegaskan bahwa inti dari syair tersebut adalah ajakan untuk ngaji batin, memperbaiki hati, dan meneguhkan iman. Di tengah maraknya perdebatan agama, pesan ini sangat relevan agar umat tetap bersatu dan fokus pada ibadah kepada Allah.
AL-QURAN QODIM MENURUT TASAWUF
Dalam pembahasan Al-Qur’an Qodim, Gus Mukhlason Rosyid menguraikan konsep Nur Muhammad sebagai awal mula penciptaan dan bagaimana Al-Qur’an yang qadim menjadi cahaya petunjuk bagi semesta. Beliau mengingatkan, membaca dan mengamalkan Al-Qur’an tidak hanya dengan lisan, tetapi juga dengan hati yang khusyuk dan jiwa yang tunduk. Sebab, ayat-ayat Allah akan menjadi cahaya yang menghidupkan hati bila dibaca dengan iman dan rasa cinta.
PELAJARAN SPIRITUAL DARI GUS DUR DAN GUS MUKHLASON
Keduanya sama-sama menekankan bahwa dakwah harus disampaikan dengan kelembutan, kebijaksanaan, dan penuh cinta kepada sesama. Gus Mukhlason Rosyid melanjutkan warisan Gus Dur dalam mengajarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin—Islam yang membawa kedamaian, toleransi, dan persaudaraan.
Dalam ceramah ini, jamaah diajak untuk:
Memahami makna terdalam Syair Tanpo Waton.
Mengenal konsep Al-Qur’an Qodim dalam aqidah.
Mengambil teladan dari sikap bijak Gus Dur.
Menguatkan dzikir dan shalawat sebagai amalan hati.
Menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya hidup.
DALIL AL-QUR’AN DAN HADIS
"Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus..." (QS. Al-Isra’: 9)
Rasulullah ﷺ bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)
Ceramah ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memahami Islam dari sisi ilmu, hikmah, dan rasa. Penjelasan Gus Mukhlason Rosyid sangat mendalam namun mudah dipahami, menjadikannya sumber ilmu yang tepat untuk memperdalam pemahaman tentang tasawuf, aqidah, dan nilai moral.
Tonton sampai selesai agar tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga merasakan getaran hati yang membawa ketenangan. Jangan lupa sebarkan video ini agar semakin banyak saudara Muslim kita yang mendapat manfaat dari penjelasan mulia ini.
#GusMukhlasonRosyid #GusDur #SyairTanpoWaton #AlQuranQodim #CeramahGusMukhlason #Tasawuf #Makrifat #NgajiHati #DakwahSejuk #AhlussunnahWalJamaah #IslamRahmatanLilAlamin #GusMukhlason #CeramahIslam #NgajiOnline
Gus Mukhlason Rosyid - Bimbingan Ilmu Tasawwuf Oleh Gus Mukhlason Rosyid Di Ponpes Miftakhul Ulum Jaya Baru Di Selenggarakan Pada Setiap Hari Sabtu Ba'da Isya' Beralamatkan Dsn. Glonggongan Ds. Sumbertebu Kec. Bangsal Kab. Mojokerto Jawa Timur, Jika Ada Pertanyaan Hubungi Whatsapp : 0856-3282-561 Telepon : 0821-4129-5309
Информация по комментариям в разработке