Sejarah Jalan Pantura Simpang Enam Demak ~ Kudus Jawa Tengah Mobil Vlog Susilo Plat H
Asal usul Kerajaan Demak, tidaklah jelas. Cerita tradisional Jawa, yang lebih populer menceritakan, bahwa Demak didirikan oleh, Raden Patah, anak raja Majapahit terakhir, dan seorang putri raja Tiongkok, yang disebut, "Putri Cina", meskipun ceritanya, dianggap tidak dapat dipercaya, oleh sejarahwan, seperti T G Th Pigeaud, dan H J de Graaf. Terlepas dari itu, mereka menyimpulkan bahwa, nenek moyang para penguasa Demak, tampaknya merupakan seorang pendatang, Muslim asal Tiongkok, yang pertama kali mendarat, di Gresik dan kemudian, menetap di Demak.
●Ekspedisi dan penaklukkan.
Demak di bawah Pimpinan Pati Unus, adalah Demak yang berwawasan, nusantara. Visi besarnya adalah, menjadikan Demak sebagai, kerajaan maritim, yang besar. Pada masa kepemimpinannya, Demak merasa terancam, dengan pendudukan Portugis, di Malaka. Kemudian beberapa kali, ia mengirimkan armada lautnya, untuk menyerang, Portugis di Malaka.
Demak dibawah Pimpinan Trenggana.
Trenggana berjasa atas, penyebaran Islam di Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Di bawahnya, Demak mulai menguasai, daerah-daerah Jawa lainnya, seperti merebut Sunda Kelapa, dari Pajajaran serta menghalau, tentara Portugis, yang akan mendarat di sana (1527), juga menaklukkan hampir seluruh, Pasundan atau Jawa Barat, (1528 - 1540) serta wilayah-wilayah, bekas Majapahit di Jawa Timur, seperti Tuban (1527), Madura (1528), Madiun (1529), Surabaya, dan Pasuruan (1527 - 1529), Kediri (1529), Malang (1529 - 1545), dan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di ujung timur, pulau Jawa (1529 - 1546). Trenggana meninggal, pada tahun 1546, dalam sebuah pertempuran, menaklukkan Pasuruan, dan kemudian digantikan oleh, Sunan Prawoto. Salah seorang panglima perang Demak, waktu itu adalah Fatahillah, pemuda asal Pasai (Sumatra), yang juga menjadi menantu raja Trenggana. Sementara Maulana Hasanuddin, putra Sunan Gunung Jati, diperintah oleh Trenggana, untuk menundukkan, Banten Girang. Kemudian dari keturunan, Maulana Hasanudin, menjadikan Banten, sebagai kerajaan mandiri. Sedangkan Sunan Kudus, merupakan imam di Masjid Demak, juga pemimpin utama, dalam penaklukan Majapahit, sebelum pindah ke Kudus.
● Hasil Kebudayaan dari Kerajaan Demak
ada beberapa macam hasil kebudayaan, dari Kesultanan atau Kerajaan Demak, antara lain:
selengkapnya dapat dsimak dalam Video ini.
●Sunan Kudus
Sunan Kudus, merupakan imam di Masjid Demak, juga pemimpin utama, dalam penaklukan Majapahit, sebelum pindah ke Kudus.
Dikutip dari buku Wali Songo - Menguak Tabir Kisah, hingga Fakta Sejarah,
karya Masykut Arif, (2016).
Sunan Kudus lahir, pada 9 September 1400. Ia merupakan anak, dari pasangan Sunan Ngudung, atau Sayyid Utsman Haji, dengan Syarifah Dewi Rahil.
Jika ditarik lebih jauh lagi, Sunan Kudus merupakan, keturunan
Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam, dari jalur Husain bin Ali. Lebih tepatnya pada jalur, Ja’fat ash-Shidiq bin Muhammad, al-Baqir bin Ali bin Husain, bin Ali bin Abi Thalib, yang beristrikan, Fatimah az-Zahra binti Muhammad.
Meskipun ia terkenal, dengan nama Kudus, namun ia bukan berasal dari, tanah Jawa. Sunan Kudus, berasal dan lahir di Al-Quds, Palestina. Kemudian, ia pergi ke Tanah Jawa, bersama kakek, ayah, dan kerabatnya.
Selamat Menonton sampai selesai
lalu sobat jangan lupa untuk klik subscribe, like, share serta isi dan berikan komentar nya
selanjutnya klik gambar Lonceng lalu Nyalakan tanda Lonceng agar tetap selalu update video terbaru dan mendapatkan notifikasi pemberitahuan
Semoga Bermanfaat.
Subscribe Gratis: / susiloplath384t
Video Original Lokasi Jalan Raya Pantura Demak - Kudus
Mobil Vlog Susilo Plat H
Alat yang digunakan: Kamera Smartphone Android
editing aplikasi Kinemaster
Background musik Kinemaster audio library
TeRiMaKaSiH
#kotawali #kesultanan #kotakudus #demakkotawali #sejarahjawa #mobilvlog #jalanpantura #jalurpantura #panturajadul #jawatengahindonesia
Информация по комментариям в разработке