CILEGON, JURNALKUHP.COM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon terus mengintensifkan edukasi dan penguatan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali, MM, dalam wawancara pada Kamis (26/02/2026), usai kegiatan podcast bersama Radio Mandiri FM Cilegon.
Dalam keterangannya, H. Fajri Ali menjelaskan bahwa podcast tersebut membahas secara komprehensif tentang pengumpulan, pendistribusian, pelaporan, hingga kegiatan edukasi kepada masyarakat terkait kewajiban zakat.
“Kami menyampaikan latar belakang kegiatan BAZNAS, termasuk upaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan di pusat perbelanjaan. Mall menjadi salah satu titik strategis karena banyak masyarakat beraktivitas di sana. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
H. Fajri mengakui bahwa saat ini penghimpunan terbesar masih berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, pihaknya optimistis sektor swasta dan industri akan terus bertumbuh kontribusinya.
Ia menyebut kerja sama telah terjalin dengan Krakatau Steel yang kini menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS melalui proses dari pusat. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan sejumlah industri, termasuk Latinusa, dalam penyaluran bantuan ke Aceh.
BAZNAS Cilegon juga telah melakukan audiensi dan sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan kepada para notaris di Kota Cilegon, serta berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Cilegon dan sejumlah kecamatan dalam penyaluran bantuan, termasuk untuk Aceh dan Palestina dengan dukungan mencapai Rp37 juta.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Cilegon, H. Bambang Widiyatmoko, S.KM, M.E, menyampaikan bahwa pihaknya kini mencanangkan semangat “BAZNAS Kota Baru” dengan visi jangka panjang dan pelayanan tanpa sekat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sore ini kami menerima zakat pribadi sebesar Rp56 juta. Nilainya bahkan melebihi zakat dari pemilik perusahaan otobus terbesar di Cilegon. Ini menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS semakin meningkat,” ungkapnya.
Menurut H. Bambang, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi menjadi energi positif bagi BAZNAS untuk terus berinovasi dan transparan.
Dalam aspek pendistribusian, BAZNAS Cilegon melakukan percepatan penyaluran bantuan ke delapan kecamatan hanya dalam waktu dua hari.
Hari pertama, distribusi dilakukan di Kecamatan Jombang, Grogol, Pulomerak, dan Purwakarta. Hari berikutnya menyasar Kecamatan Cilegon, Cibeber, Ciwandan, dan Citangkil.
“Ini semangat luar biasa dari internal kami. Delapan kecamatan diselesaikan dalam dua hari. Seluruh jajaran pimpinan, staf, dan relawan bergerak cepat,” tegas H. Bambang.
Ia juga mengapresiasi para relawan yang baru direkrut dua bulan terakhir karena dinilai telah menunjukkan kinerja optimal dan solid.
Dengan berbagai capaian tersebut, BAZNAS Kota Cilegon optimistis tingkat penghimpunan zakat akan terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang amanah dan transparan. (zain/red).
Информация по комментариям в разработке