Logo video2dn
  • Сохранить видео с ютуба
  • Категории
    • Музыка
    • Кино и Анимация
    • Автомобили
    • Животные
    • Спорт
    • Путешествия
    • Игры
    • Люди и Блоги
    • Юмор
    • Развлечения
    • Новости и Политика
    • Howto и Стиль
    • Diy своими руками
    • Образование
    • Наука и Технологии
    • Некоммерческие Организации
  • О сайте

Скачать или смотреть Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas

  • KOMPASTV JAWA TENGAH
  • 2024-01-11
  • 1525
Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas
  • ok logo

Скачать Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas бесплатно в качестве 4к (2к / 1080p)

У нас вы можете скачать бесплатно Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas или посмотреть видео с ютуба в максимальном доступном качестве.

Для скачивания выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Cкачать музыку Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas бесплатно в формате MP3:

Если иконки загрузки не отобразились, ПОЖАЛУЙСТА, НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если у вас возникли трудности с загрузкой, пожалуйста, свяжитесь с нами по контактам, указанным в нижней части страницы.
Спасибо за использование сервиса video2dn.com

Описание к видео Usai Pesta Miras, 4 Orang Warga Semarang Tewas

SEMARANG, KOMPAS.TV- Warga Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, digemparkan dengan tewasnya empat orang usai pesta minuman keras di jalan Kerapu Raya pada Kamis (04/01) malam.
Menurut keterangan salah seorang korban selamat, Guntur 21 tahun, selain dirinya 9 orang lainnya turut menenggak minuman keras yang diracik oleh salah satu temannya yang bernama Dodi hingga Jumat (05/01) pagi. Miras tersebut berisi etanol yang dicampur minuman kemasan sirup serta obat jenis dextro.
Guntur juga mengatakan selain menenggak miras, dirinya bersama teman-temannya juga mengkonsumsi pil koplo jenis dextro dan yarindo yang masing masing orang menelan 10 hingga 20 butir. Setelah pesta miras, teman temannya kembali ke rumah masing masing hingga terdengar kabar empat orang temannya meninggal dunia.
“Jam tiga sore, masih tiga orang. Stelah maghrib jadi delapan. Minum sampai pagi, tidak ada, langsung pulang kerumah masing-masing. Cuma yang dua itu masih di rumah, masih tidur yang Petin sama Andika. Taunya etanol dicampur sirup sama marimas. Belum pernah, baru pertama kali, itu sarannya dodi yang ngajak minum, suruh nyoba. Mau buka usaha minuman-minuman gitu,” papar Guntur, korban selamat.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian sektor Semarang Utara serta Polrestabes Semarang, korban yang mengalami keracunan miras oplosan telah dilakukan perawatan serta dikakukan pengecekan di laboratorium untuk mengetahui jenis miras serta oplosan yang dikonsumsi tersebut.
“Kita Kapolrestabes Semarang saat ini sedang menangani kasus miras oplosan yang menyebabkan meninggalnya empat keluarga Kota Semarang. Peristiwa ini diawali hari Kamis yang lalu, di mana saudara Andika dan kawan-kawan berkumpul, kemudian memesan cairan online, kemudian dicampur beberapa bahan kemudian mereka minum. Setelah diminum pada hari Kamis, hari itu juga malamnya, satu tidak merasa enak badan, besoknya Jum'at ada yang meninggal satu. Kemudian hari Sabtu ada yang meninggal dua, hari Minggu kemudian meninggal satu jadi empat orang. Mereka bersepuluh, empat orang sekarang sedang di Rumah Sakit Bhayangkara, dua dirawat di rumah masing-masing,” jelas Kombes Pol Irwan Anwar, Kapolrestabes Semarang.
“Langkah kepolisian yang dilakukan sekarang adalah melakukan perawatan kepada yang saat ini masih di rumah sakit maupun yang ada dirumah masing-masing. Kita sudah bekerja sama dengan labor forensik untuk menentukan kandungan apa yang ada di dalam minuman yang ditegak oleh para korban-korban ini. Jadi di sini ada bukti yang didapatkan oleh anggota, perincian pemesanan yang dilakukan oleh salah satu korban memesan alkohol 70 persen, antiseptik melalui online, itu kemudian Andi dan kawan-kawannya campur dengan beberapa unsur lainnya kemudian diminum bersama-sama. Diduga inilah yang menjadi penyebab kemudian empat orang meninggal dunia, kemudian yang enam orang sedang dirawat. Dari keluarganya tidak menyampaikan, mungkin faktor ketakutan. Dilaporkan ke polsek itu baru tadi subuh. Satu di hari Jum'at, satu di hari Sabtu, dua di hari minggu. Peracik duanya sudah meninggal, satu lagi masih di Rumah Sakit Bhayangkara, atas nama inisial A. ada dua orang yang mengoplos, satu meninggal dunia, satu lagi di Rumah Sakit Bhayangkara,” lanjutnya.
Lebih lanjut Kapolrestabes Semarang mengaku informasi empat orang meninggal dunia usai menggelar pesta miras tersebut diterima pada Minggu (07/01) malam dan langsung melakukan penyelidikan. Dari empat korban meninggal dunia, dua diantaranya sepasang suami – istri.
Dari penyelidikan sementara, pesta miras tersebut diikuti oleh 10 orang. Empat orang meninggal dunia dari hari Jumat hingga hari Minggu setelah sempat dilakukan perawatan di rumah sakit, yakni Arya 22 tahun warga Kampung Manis Kelurahan Dadapsari, Andika 21 tahun warga Kampung Perbalan Kelurahan Purwosari, Devi 21 tahun warga Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Genuk dan suaminya Hendi 22 tahun. Sedangkan korban selamat yakni Syahrul, Guntur, Novan, Dodi, Izur dan Yoga.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait pesta miras maut tersebut dan masih mendalami pembelian cairan etanol secara online yang dilakukan oleh korban yang saat ini masih di lakukan perawatan di rumah sakit.
#pestamiras #oplosan #semarang #jawatengan #beritaterkini #miras



Sahabat Kompas TV Jawa Tengah! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Tengah, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Комментарии

Информация по комментариям в разработке

Похожие видео

  • Jusuf Kalla Desak RI Berpihak Pada Iran Sebagai Korban Serangan
    Jusuf Kalla Desak RI Berpihak Pada Iran Sebagai Korban Serangan
    39 минут назад
  • Pengakuan Korban Selamat Pesta Miras Oplosan Plus Dextro Semarang: Dua Hari Tak Sadar
    Pengakuan Korban Selamat Pesta Miras Oplosan Plus Dextro Semarang: Dua Hari Tak Sadar
    2 года назад
  • BREAKING NEWS Miras Oplosan Maut 4 Pemuda Kuningan Semarang Meninggal Beli Etanol Lewat Online
    BREAKING NEWS Miras Oplosan Maut 4 Pemuda Kuningan Semarang Meninggal Beli Etanol Lewat Online
    2 года назад
  • Iran Luncurkan Rudal Balistik di Serangan ke-22
    Iran Luncurkan Rudal Balistik di Serangan ke-22
    46 минут назад
  • 4 Pemuda di Semarang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan
    4 Pemuda di Semarang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan
    2 года назад
  • Rusia Diduga Bantu Intelijen Iran Targetkan Aset Militer Amerika Serikat
    Rusia Diduga Bantu Intelijen Iran Targetkan Aset Militer Amerika Serikat
    32 минуты назад
  • Бизнес добивают: русификация вывесок — закон с 1 марта | Запрещенные слова, потеря брендов
    Бизнес добивают: русификация вывесок — закон с 1 марта | Запрещенные слова, потеря брендов
    20 часов назад
  • Cerita Peminum Miras Oplosan 'Maut' di Subang: Masih Merasa Pusing dan Mual sampai Sekarang
    Cerita Peminum Miras Oplosan 'Maut' di Subang: Masih Merasa Pusing dan Mual sampai Sekarang
    2 года назад
  • Dipicu Dendam Pribadi, Preman Aniaya Preman di Sawah Besar, Semarang #LintasiNewsPagi 31/05
    Dipicu Dendam Pribadi, Preman Aniaya Preman di Sawah Besar, Semarang #LintasiNewsPagi 31/05
    3 года назад
  • Kapolri Pimpin Apel 5 000 Ojol dan Buruh Kamtibmas di Palembang
    Kapolri Pimpin Apel 5 000 Ojol dan Buruh Kamtibmas di Palembang
    58 минут назад
  • Distrik: Jangan Anggap Remeh, Semarang Punya Segalanya
    Distrik: Jangan Anggap Remeh, Semarang Punya Segalanya
    4 года назад
  • Выдержит ли украинский танк Т-64 выстрел в упор из Гиацинта 152мм? Тестируем броню на прочность
    Выдержит ли украинский танк Т-64 выстрел в упор из Гиацинта 152мм? Тестируем броню на прочность
    17 часов назад
  • Safari Ramadan Kapolri Tanam Raya Jagung dan Beri Bantuan Kredit ke Petani
    Safari Ramadan Kapolri Tanam Raya Jagung dan Beri Bantuan Kredit ke Petani
    1 час назад
  • ИЗРАИЛЬ УДАРИЛ ПО 30 НЕФТЯНЫМ РЕЗЕРВУАРАМ НА ТЕРРИТОРИИ ИРАНА. СПЕЦЭФИР. 8 марта. 06:00
    ИЗРАИЛЬ УДАРИЛ ПО 30 НЕФТЯНЫМ РЕЗЕРВУАРАМ НА ТЕРРИТОРИИ ИРАНА. СПЕЦЭФИР. 8 марта. 06:00
  • Массовые увольнения в Москве! Кульбака про сокращения от Собянина
    Массовые увольнения в Москве! Кульбака про сокращения от Собянина
    2 часа назад
  • Distrik: Barutikung Daerah Yang Terkenal Dengan Kriminal di Semarang
    Distrik: Barutikung Daerah Yang Terkenal Dengan Kriminal di Semarang
    5 лет назад
  • Открытие второго фронта / Заявление Минобороны
    Открытие второго фронта / Заявление Минобороны
    6 часов назад
  • Sosok Anak Dibunuh Ayah Sering Mabuk Buat Onar, Keluarga Sutikno Miji Sampai Ngungsi 7 Bulan Bulan
    Sosok Anak Dibunuh Ayah Sering Mabuk Buat Onar, Keluarga Sutikno Miji Sampai Ngungsi 7 Bulan Bulan
    2 года назад
  • Akibat Terekam CCTV, Pelaku Pembunuhan di Semarang Menyerahkan Diri - LIP 16/08
    Akibat Terekam CCTV, Pelaku Pembunuhan di Semarang Menyerahkan Diri - LIP 16/08
    2 года назад
  • Высокие цены на нефть. Введет ли Трамп войска в Иран? Концерт Вани Дмитриенко в Крыму. Белковский*
    Высокие цены на нефть. Введет ли Трамп войска в Иран? Концерт Вани Дмитриенко в Крыму. Белковский*
  • О нас
  • Контакты
  • Отказ от ответственности - Disclaimer
  • Условия использования сайта - TOS
  • Политика конфиденциальности

video2dn Copyright © 2023 - 2025

Контакты для правообладателей video2contact@gmail.com