NAMA-NAMA BUPATI KAB. KARAWANG
1. RADEN ADIPATI SINGAPERBANGSA (1633-1677)
Raden Adipati Singaperbangsa putra Wiraperbangsa dari Galuh (Wilayah Kerjaaan
Sumedanglarang) Bergelar Adipati Kertabumi IV.
Pada masa pemerintahan Raden Adipati Singaperbangsa, pusat pemerintahan Kabupaten
Karawang berada di Bunut Kertayasa. Sekarang termasuk wilayah Kelurahan Karawang Kulon,
Kecamatan Karawang Barat. Dalam melaksanakan tugasnya Raden Adipati Singaperbangsa
didampingi oleh Aria Wirasaba, yang pada saat itu oleh kompeni disebut sebagai “ HET TWEEDE
REGENT “, sedangkan
Raden Adipati Singaperbangsa sebagai “HOOFD REGENT”.Raden Adipati Singaperbangsa, wafat
pada tahun 1677, dimakamkan di Manggung Ciparage, Desa Manggung Jaya Kecamatan Cilamaya
Kulon. Raden Adipati Singaperbangsa, dikenal pula dengan sebuatn Kiai Panembahan
Singaperbangsa, atau Dalem Kalidaon atau disebut juga Eyang AMnggung.
2. RADEN ANOM WIRASUTA (1677-1721)
Raden Anom Wirasuta Putra raden Adipati Singaperbangsa bergelar Adipati Panatayudha I.
Beliau dilantik menjadi Bupati di Citaman Pangkalan. Beliau setelah wafat, dimakamkam di
Bojongmanggu Pangkalan, Karena beliau dikenal pula dengan sebutan Panembahan Manggu.
3. RADEN JAYANEGARA (1721-1731)
Raden Jayanegara adalah putra Anom Wirasuta, bergelar Adipati Panatayudha II.
Setelah wafat beliau dimakamkan di Waru Tengah Pangkalan. Karena itu beliau dikenal juga
sebagai Panembahan Waru Tengah
4. RADEN SINGANAGARA (1731-1752)
Raden Singanagara, putra Jayanegara, bergelar Raden Aria Panatyudha III.
Raden Singanagara dikenal juga dengan nama Raden Martanegara.
Setelah wafat dimakamkan di Waru Hilir, Pangkalan. Karena itu beliau dikenal dengan
Panembahan Waru Hilir. Pada tanggal 28 November 1994, makam Raden Anom Wirasuta (Bupati
Karawang ke-2), makam Raden Jayanegara (Bupati Karawang ke-3) dan Raden Singanagara
(Bupati Karawang ke-4) dipindahkan ke Areal dekat makam Raden Adipati Singaperbangsa di
Manggung Ciparage, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon.
5. RADEN MUHAMMAD SALEH (1752-1786)
Raden Muhammad Saleh, putra Raden Singanagara, bergelar Raden adipati Panatayudha IV.
Raden Muhammad Saleh dikenal pula dengan nama Raden Muhammad Zaenal Abidin atau Dalem
Balon. Setelah wafat beliau dimakamkan di Serambi Mesjid Agung Karawang. Karena itu Raden
Muhammad Saleh dikenal juga dengan sebutan Dalem Serambi. Pada tanggal 5 Januari 1994
Makam Raden Muhammad Saleh dipindahkan juga kea real Manggung dekat dengan makam Raden
Adipati Singaperbangsa, di Manggung Ciparage, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon
6. RADEN SINGASARI (1786-1809)
Raden Singasari, putra mantu Raden Muhammad Saleh, bergelar Raden adipati Aria Singasari
atau Pantayudha IV. Pada tahun 1809 Raden Aria Singasari dialihtugaskan menjabat Bupati
Brebes Jawa Tengah. Raden Adipati Aria Singasari wafat pada tahun 1836 dan dimakamkan di
Duro Kebon agung Jati Barang, Brebes Jawa Tengah. Karena beliau dikenal juga dengan sebutan
Dalem Duro.
7. RADEN ARIA SASTRADIPURA (1809-1811)
Raden Aria Sastradipura, putra Raden Muhammad Saleh, beliau ditugaskan sebagai Cutak
(Demang) setingkat Patih dengan tugas pekerjaan Bupati.
8. RADEN ADIPATI SURYALAGA (1811-1813).
Raden Adipati Suryalaga, pada waktu kecil bernama Raden Ema, beliau putra Sulung Raden
Adipati Suryalaga, Bupati Sumedang (1765-1783) Raden Suryalaga, adalah saudara misan dan
menantu Pangeran Kornel, yaitu Suami dan Putri Pangeran Kornel yang bernama Nyi Raden
Ageng, Raden Adipati Suryalaga wafat di Talun Sumedang. Karena itu beliau dikenal pula dengan
sebutan Dalem Talun.
9. RADEN ARIA SASTRADIPURA (1813-1820)
Raden Aria Sastradipura, putra Muhammad Saleh ( Bupati Karawang ke-5). Beliau untuk kedua
kalinya ditugaskan sebagai Cutak di Karawang, setelah yang pertama pada Periode tahun 1809-
1811. Pada tahun 1813 Kabupaten Karawang dihapuskan, tetapi pada tahun 1821 dibentuk
kembali dengan pusat pemerintahan berkedudukan di Wanayasa, Purwakarta.
Информация по комментариям в разработке