#amot #nyeser #topeng #dayaktaba
Kegiatan adat Nyeser Amot Samper Ke I Sekedesaan Balai Entacak secara resmi diselenggarakan dengan melibatkan masyarakat dari tujuh kampung, yaitu Ambong Kersik, Titi Amang, Engkakas, Inti III, Kobong, Keraci, dan Kebati. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 850 orang warga dari berbagai unsur masyarakat adat.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Yohanes Ontot, serta dihadiri oleh Yulius Tehau dan Andi Putra Sambiring. Hadir pula perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tayan Hilir, Dewan Adat Dayak (DAD) Tayan Hilir, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Sanggar Temawang Tuda, A. Tony, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Menjunjung Tinggi Nilai Adat dan Melestarikan Kebudayaan Taba Tuda.”
Tema tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada generasi masa kini agar tetap menjaga, mengembangkan, dan melestarikan warisan adat serta budaya leluhur agar tidak hilang seiring perkembangan zaman. Kegiatan Nyeser Amot Samper ini dilaksanakan secara rutin setiap tiga tahun sekali.
Doa pembukaan oleh Ketua Umat, Apan
Sambutan Ketua Panitia, Petrus, S.Pd
Sambutan Ketua Sanggar Temawang Tuda, A. Tony, S.Sos
Sambutan Ketua DAD Tayan Hilir, Yanto Laung
Sambutan Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Daerah Pemilihan II, Yulius Tehau, S.P
Sambutan Bupati Sanggau sekaligus membuka secara resmi kegiatan Nyeser Amot Samper Ke I Dusun Entacak
Rangkaian acara penutup Besorong oleh Anggota DPRD Kabupaten Sanggau
Daerah Pemilihan II, Andi Putra Sambiring, A.Md, serta perwakilan Kecamatan Tayan Hilir yang diwakili oleh Kasi Ekonomi dan Pembangunan
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai adat dan kebudayaan Taba Tuda dapat terus terjaga serta memperkuat persatuan dan identitas masyarakat adat di wilayah Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.
Sumber:
https://www.starbpknews.id/nyeser-amo...
Информация по комментариям в разработке