Dokemtasi ini tentang liburan bareng keluarga di Kepulauan Seribu - Pulau Payung, ini perjalanan ke 2 saya ke pulau Payung. Banyak informasi dan pengalaman yg mau saya bagikan kali ini. Saya pilih Pulau Payung karna menurut saya cukup eksklusif, dalam arti pulaunya tidak terlalu ramai dan bising kendaraan karna semua menggunakan sepeda listrik, kecuali kendaraan angkut sampah dan galon minuman. Untuk penginapan di sediakan 3 alternatif :
1. Asha resort dan Batu Merah
2. Homestay, rekomendasi Rama Homestay ( 0857 8284 3036 )
3. Camping, hubungi Mang Ade ( 0877 5064 6123 )
Untuk transportasi ke Pulau Payung bisa dari Pelabuhan Baywalk Mall, Pelabuhan Marina Ancol, atau Pelabuhan Muara Angke. Untuk yg memilih berangkat dari Pelabuhan Muara Angke ada 2 alternatif :
1. Menggunakan kapal tradisional kayu, tiket dibeli online di tiketkapaltradisional.com. Tujuan P.Tidung lama perjalanan kuranglebih 3 jam.
2. Menggunakan kapal cepat DISHUB, tiket dibeli online menggunakan aplikasi Jaketboat. Server dibuka H-1 jam 5 sore, saran saya gunakan rekening Bank DKI untuk pembayaran. Tujuan langsung P.Payung lama perjalanan kurang lebih 1 jam.
Untuk sewa kapal kecil untuk perjalanan P.Tidung - P.Payung atau sebaliknya bisa hubungi hubungi Mang Ade ( 0877 5064 6123 )
TIPS PENTING UNTUK PENGGUNA KAPAL TRADISIONAL
BERANGKAT :
Jadwal keberangkatan tertulis jam 7, diusahakan jam 6 (lebih awal lebih baik), tiba di lokasi dan mengantri untuk langsung masuk ke kapal karna posisi duduk sangat menentukan kenyamanan. Ambil sisi sebelah kiri kapal dari arah tujuan kapal, karna dikanan akan panas tersorot sinar matahari jam 9 -11 panas mantab.
PULANG :
Jadwal keberangkatan jam 10, diusahakan jam 8 sudah melakukan perjalanan ke Pulau Tidung, hubungi Mas Agung untuk sewa Ojeknya, langsung lakukan pembelian tiket dan langsung naik ke kapal untuk cari tempat. Kalau ingin berjalan-jalan di Pulau Tidung lakukan bergantian, jangan tinggalkan barang bawaan dikapal, dan agar tempat duduk tidak di begal oranglain.
DIHIMBAU UNTUK YG MEMILIH DUDUK DI BAGIAN ATAS KAPAL, barang bawaan jangan diletakan jauh dari posisi duduk, karna pihak kapal tdk bertanggungjawab atas kehilangan dan kerusakan barang bawaan. Ambil posisi duduk bersandar di dinding kapal dan barang bawaan letakan di tengah atau di depan persis dari posisi duduk. Barang bawaan jangan di letakan bersandar di dinding kapal, karna dinding kapal digunakan untuk penumpang duduk bersandar. Pelampung silahkan dipakai, kalau tdk mau dipakai bisa digunakan untuk alas duduk, pastikan saja ada pelampung di sekitar anda. Tumpukan pelampung diletakan dibagian tiang tengah, atau letakan diatas barang bawaan anda, agar tidak mengurangi kesediaan tempat duduk untuk bersandar di dinding kapal. DIMOHON UNTUK SALING MENGHARGAI SESAMA PENUMPANG, JANGAN SERAKAH DAN CARI ENAK SENDIRI, PRIORITASKAN KENYAMANAN UNTUK LANSIA DAN ANAK-ANAK.
KEJADIAN YG CUKUP MANCING EMOSI
Mempercayacakan pembelian tiket DISHUB kekenalan di P.Payung yg akhirnya tdk dapat dan karna sudah terlanjur dibayarkan, yg bersangkutan langsung melakukan pembelian tiket kapal tradisional. Karna sdh bayar dan menggunakan harga tiket DISHUB dia menjanjikan kenyamanan dan prioritas tempat di bagian atas kapal. Sempat minta pembatalan tapi dia memastikan prioritas yg saya minta. "saya pastikan bpk menggunakan kapal ke 2 yg berangkat dari P.Tidung, kapal pertama Jam 10, itu pasti penuh, bpk yg kapal kedua berangkat jam12 dari P.Tidung, itu kapalnya sepi" dan dia melanjukan penjelasan detail byphone "besok ada 3 kapal berangkat dari Tidung, 1 kapal langsung ke Muara Angke, 1 kapal angkut penumpang dari Tidung dan Payung jam 10, bpk naik kapal yg ke 3 ini sepi jadwal sebenarnya langsung ke Muara Angke tapi saya minta mampirkan ke Payung untuk jemput bpk" TERDENGAR INDAH dan nyatanya ZONK, dari jm 11 sampai jm 2an tiba di Muara Angke, terjemur di sisi kiri kapal beratap terpal 40% lusuh dan panasnya mantab ditambah kapal berjalan lambat karna kelebihan muatan samapai rambut pun tidak berkibar, sempet kepikiran mau seting pancingan. jadi ternyata 2 kapal sudah berangkat dari Tidung dari pagi dini hari untuk persiapan keberangkatan dari Muara Angke, dan hanya 1 kapal yg di sediakan untuk mengangkut semua kepulangan penumpang dari Tdung dan Payung. Kalau saja tau kondisinya pasti akan lebih memilih untuk menginap 1 malam lagi.
Информация по комментариям в разработке