Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi wahdah.
Wassalamu alaihi rasulullah Muhammad ibnu abdillah,
wa ala alihi wa ashabihi wa mawalah.
La haula wala quwata illa billah amma badu.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu kemudian diajarkan beliau kepada para sahabat, lalu diajarkan lagi kepada berikut berikutnya, sampailah pada ulama-ulama kita.
Salah satu pengajaran yang diberikan oleh rasulullah kepada ulama-ulama kita, dan lalu kemudian ulama-ulama kita itu menyampaikan kepada kita semua, salah satu yang disampaikan oleh para hukama kepada kita adalah ada 4 perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya kepada derajat yang paling tinggi, derajatul abdi, diangkat oleh Allah derajat seorang hamba dengan derajat yang tinggi.
Salah satunya adalah karena al-hilm.
Hilm artinya orang yang bijak, orang yang penyantun.
Oleh karena itu, Allah subhanahu wa ta'ala menisbahkan namanya dengan Al-Halim, penyantun.
Kalau kita sebagai hambanya maka disebut Abdul Halim.
Kaum muslimin rahimakumullah, orang-orang yang penyantun, orang-orang yang bijak adalah orang-orang yang patut kita segani, orang-orang yang harus kita jadikan patronasi dalam kehidupan.
Kita malu melihat orang-orang yang penyantun, maka nabi mengingatkan kepada kita nanti akan datang satu zaman yang dia tidak punya rasa malu terhadap orang yang memiliki sifat penyantun.
Maka apabila ada orang yang memiliki sifat penyantun, orang-orang yang bijak, maka itulah tanda sifat bahwa orang itu akan diangkat oleh Allah ke derajat yang paling tinggi.
Lalu yang ke-2 adalah sifat tawaduk. Orang-orang yang rendah hati, orang-orang yang selalu tidak menyombongkan dirinya, baik dengan pangkat dan jabatan, harta, ataupun ilmu pengetahuan yang dia miliki. Tetapi semakin dia banyak dianugerahkan oleh Allah, lalu dia semakin rendah hati dalam hidupnya.
Maka orang yang memiliki sifat tawadu ini adalah orang yang menjadi penyebab Allah angkatkan derajatnya di derajat yang paling tinggi di antara hamba-hambanya.
Kaum muslimin, para pemirsa rahimakumullah, lalu yang ke-3 adalah asaha. Asaha ini adalah orang-orang yang dermawan, orang-orang yang pemurah.
Rasulullah sering mengingatkan kepada kita bahwa orang-orang yang dermawan adalah orang-orang yang dekat dengan Allah, orang-orang yang dekat dengan manusia, orang-orang yang dekat dengan surga, jauh dari api neraka.
Orang-orang yang pemurah adalah orang-orang yang selalu memiliki rasa kesetiaan, kawanan sosial yang tinggi, berbela hati, memiliki sense of responsibility, rasa tanggung-jawab atas nikmat yang Allah kasih, lalu kemudian dia bisa memanfaatkan harta kekayaannya bagi banyak masyarakat. (*)
Program: Mutiara Ramadhan
program: Drs H Anwar Sadat, M.Ag
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Информация по комментариям в разработке