Baju Kurung, Kebaya
Intro
Di ufuk pagi bersulam cahaya,
angin desa berbisik mesra,
kain pusaka melambai manja,
baju kurung… kebaya bangsa.
Verse 1
Di laman desa bunga kenanga,
gadis melangkah penuh bersahaja,
kain berlipat bagai ombak senja,
santun terpancar dari busana.
Tenun halus warisan bunda,
disulam kasih sepanjang masa,
pada benangnya tersirat makna,
adat terpelihara maruah bangsa.
Pre-Chorus
Angin membawa harum kenangan,
langkah lembut penuh keanggunan,
busana lama tak lekang zaman,
hidup di jiwa sepanjang jalan.
Chorus
Baju kurung, kebaya indah,
mekar bagai bunga sejarah,
lembut geraknya menawan jiwa,
santun Melayu sepanjang masa.
Baju kurung, kebaya pusaka,
tersimpan rindu dalam budaya,
biar dunia berubah wajah,
keindahannya tetap bernyawa.
Verse 2
Di pesta desa lampu bercahaya,
langkah zapin mengalun irama,
kain berkibar bagai layar cinta,
menyentuh hati yang memandangnya.
Anak dara tersenyum malu,
di balik lipatan kain yang syahdu,
seri wajah bak bulan purnama,
memikat jiwa yang memuja.
Chorus
Baju kurung, kebaya indah,
mekar bagai bunga sejarah,
lembut geraknya menawan jiwa,
santun Melayu sepanjang masa.
Baju kurung, kebaya pusaka,
tersimpan rindu dalam budaya,
biar dunia berubah wajah,
keindahannya tetap bernyawa.
Bridge
Wahai anak pertiwi dengarlah pesan,
busana ini lambang peradaban,
pada lipatan kain yang sopan,
tersimpan budi dan kehalusan.
Selagi bumi memeluk zaman,
selagi warisan dijunjung tangan,
baju kurung dan kebaya,
akan hidup sepanjang ingatan.
Chorus
Baju kurung, kebaya ayu,
berseri indah sepanjang waktu,
langkah lembut bak tari rindu,
menjaga adat warisan Melayu.
Baju kurung, kebaya tercinta,
bunga budaya tiada tara,
biar masa berlari jauh,
namamu kekal dalam jiwa.
Outro
Bila senja merenda jingga,
angin desa kembali bersuara,
baju kurung dan kebaya,
tetap indah… selamanya.
Lirik/lagu:-
Sahabudin Ahmad
Информация по комментариям в разработке