Logo video2dn
  • Сохранить видео с ютуба
  • Категории
    • Музыка
    • Кино и Анимация
    • Автомобили
    • Животные
    • Спорт
    • Путешествия
    • Игры
    • Люди и Блоги
    • Юмор
    • Развлечения
    • Новости и Политика
    • Howto и Стиль
    • Diy своими руками
    • Образование
    • Наука и Технологии
    • Некоммерческие Организации
  • О сайте

Скачать или смотреть Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya

  • Tribun Solo Official
  • 2026-02-06
  • 18503
Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya
  • ok logo

Скачать Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya бесплатно в качестве 4к (2к / 1080p)

У нас вы можете скачать бесплатно Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya или посмотреть видео с ютуба в максимальном доступном качестве.

Для скачивания выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Cкачать музыку Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya бесплатно в формате MP3:

Если иконки загрузки не отобразились, ПОЖАЛУЙСТА, НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если у вас возникли трудности с загрузкой, пожалуйста, свяжитесь с нами по контактам, указанным в нижней части страницы.
Спасибо за использование сервиса video2dn.com

Описание к видео Mengapa Raja Keraton Solo Kubu PB XIV Hangabehi Tak Ajukan Ganti Nama Seperti PB XIV Purbaya

Baca Berita Lengkapnya : https://solo.tribunnews.com/solo/3357...

TRIBUNSOLO.COM - Di Keraton Kasunanan Surakarta, nama bukan sekadar rangkaian huruf. Ia adalah sejarah, legitimasi, dan penanda kuasa. Namun di hadapan negara, nama harus tunduk pada kolom-kolom data kependudukan. Di situlah persoalan bermula.

Hingga awal 2026, Pakubuwono XIV Hangabehi belum mengubah namanya dalam dokumen kependudukan. Bukan karena enggan, melainkan karena ada batas hukum yang tak bisa diabaikan. Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Administrasi Kependudukan, menjadi tembok pembatas antara tradisi keraton dan administrasi negara.

“Insyaallah sampai hari ini tidak berpikir untuk itu,” ujar Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Eddy Wirabhumi. Bagi LDA, penggantian nama raja bukan perkara teknis semata. Ia berkaitan dengan aturan yang berubah dan ruang yang kian menyempit bagi tradisi dalam sistem hukum modern.

Berbeda jalan ditempuh oleh adiknya, KGPAA Hamengkunegoro—yang kemudian dikenal sebagai Purbaya. Ia telah mengganti nama dalam data kependudukan menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono Empat Belas, meski tanpa angka romawi. Langkah ini bukan tanpa konsekuensi. LDA menggugat penggantian tersebut karena khawatir nama itu bisa disalahgunakan.

Namun bagi Purbaya, nama itu bukan klaim baru. Ia menyebutnya sebagai identitas yang sah sejak dirinya resmi bertahta.
“Namanya memang itu, mau gimana,” katanya singkat, seolah menutup ruang perdebatan.

Ia menyadari tidak semua pihak sepakat. Tapi niat, menurutnya, tak perlu diragukan.
“Pokoknya saya juga niat baik. Kalau ada yang berbeda pandangan ya wajar,” ujarnya.

Pengadilan Negeri Surakarta kemudian mengabulkan permohonan pergantian identitas Pakubuwono XIV Purbaya pada 21 Januari 2026. Putusan itu tidak menyelesaikan konflik—justru mempertegasnya. Sebab yang dipersoalkan bukan hanya soal nama, melainkan siapa yang berhak atas gelar itu.

Sejak wafatnya Pakubuwono XIII, Keraton Kasunanan Surakarta berada dalam pusaran dualisme. Purbaya mengukuhkan diri sebagai Pakubuwono XIV pada 5 November 2025, sesaat sebelum jenazah ayahandanya diberangkatkan. Beberapa hari kemudian, LDA menobatkan KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV dalam prosesi di Sasana Handrawina.

Dua raja, satu keraton. Dua nama, satu tahta.

Negara, melalui hukum administrasi, berupaya bersikap netral. Ia hanya mengenal individu, bukan legitimasi adat. Namun bagi keraton, netralitas itu terasa asing. Sebab di dalam tradisi, nama adalah pengesahan sejarah, bukan sekadar identitas warga.

Di titik inilah konflik itu menggantung. Bukan pada siapa yang lebih dulu mengganti nama, atau siapa yang menang di pengadilan. Melainkan pada pertanyaan yang lebih sunyi: sejauh mana negara mampu memberi ruang bagi adat yang hidup di luar logika formulir dan regulasi?

Di Surakarta, jawabannya belum ditemukan. Yang tersisa baru satu kepastian—bahwa dalam perebutan makna dan legitimasi, nama bisa menjadi medan paling sunyi sekaligus paling bising.

Комментарии

Информация по комментариям в разработке

Похожие видео

  • Ketika Lampu Keraton Solo Padam, Siapa yang Bertanggung Jawab?
    Ketika Lampu Keraton Solo Padam, Siapa yang Bertanggung Jawab?
    1 день назад
  • Imbas Pemkot Hentikan Pembayaran, 2 Bulan Tagihan Listrik Keraton Solo Dibayar Dua Kubu Berbeda
    Imbas Pemkot Hentikan Pembayaran, 2 Bulan Tagihan Listrik Keraton Solo Dibayar Dua Kubu Berbeda
    2 часа назад
  • Rumah Permaisuri Raja Solo Hadiningrat Rumah Sederhana Jauh Dari Kata Mewah
    Rumah Permaisuri Raja Solo Hadiningrat Rumah Sederhana Jauh Dari Kata Mewah
    3 недели назад
  • Alasan Gusti Moeng Gugat Gusti Purbaya Ganti Nama Jadi Pakubuwono XIV ! Sidang Perdana di PN Solo
    Alasan Gusti Moeng Gugat Gusti Purbaya Ganti Nama Jadi Pakubuwono XIV ! Sidang Perdana di PN Solo
    3 недели назад
  • Nestapa Anggaran Listrik Keraton Solo, Pemkot Solo Tak Sanggup Lagi Bayari
    Nestapa Anggaran Listrik Keraton Solo, Pemkot Solo Tak Sanggup Lagi Bayari
    1 день назад
  • Gagal Menjadi Raja & Berdirinya Mangkunegaran - Akhir Perjuangan Pangeran Sambernyawa
    Gagal Menjadi Raja & Berdirinya Mangkunegaran - Akhir Perjuangan Pangeran Sambernyawa
    1 год назад
  • Dari Rumor DNA hingga Campur Tangan Negara: Kisruh Keraton Terungkap
    Dari Rumor DNA hingga Campur Tangan Negara: Kisruh Keraton Terungkap
    1 месяц назад
  • Perayaan Ulang Tahun PB XIV Hangabehi bersama Keluarga dan Abdi Dalem Keraton
    Perayaan Ulang Tahun PB XIV Hangabehi bersama Keluarga dan Abdi Dalem Keraton
    3 недели назад
  • Ngaji Gus Baha - Penjelasan Al Qur'an terkait Iran vs Israil
    Ngaji Gus Baha - Penjelasan Al Qur'an terkait Iran vs Israil
    3 часа назад
  • Dua Suksesi Mataram Islam: Apa Bedanya Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta? | HISTORIA.ID
    Dua Suksesi Mataram Islam: Apa Bedanya Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta? | HISTORIA.ID
    3 недели назад
  • SAKSI KATA Ricuh Keraton Solo : Anak PB XII Minta Purboyo Mengalah
    SAKSI KATA Ricuh Keraton Solo : Anak PB XII Minta Purboyo Mengalah
    1 месяц назад
  • Война, инфляция и обнуление долгов. Лживые доклады и реальная ситуация в стране / Валентин Катасонов
    Война, инфляция и обнуление долгов. Лживые доклады и реальная ситуация в стране / Валентин Катасонов
    6 часов назад
  • Dua Raja, Satu Keraton: Sejarah Konflik yang Tak Pernah Selesai
    Dua Raja, Satu Keraton: Sejarah Konflik yang Tak Pernah Selesai
    1 месяц назад
  • KERASS ! Gusti Moeng Ancam Usir Kubu Gusti Purbaya dari Keraton Solo ! Minta Dana Hibah Diaudit !!
    KERASS ! Gusti Moeng Ancam Usir Kubu Gusti Purbaya dari Keraton Solo ! Minta Dana Hibah Diaudit !!
    3 недели назад
  • Misteri Pusaka di Kirab Malam 1 Suro Keraton Solo, Konon Tak Ada yang Tahu Wujudnya
    Misteri Pusaka di Kirab Malam 1 Suro Keraton Solo, Konon Tak Ada yang Tahu Wujudnya
    8 месяцев назад
  • Prof Yusril
    Prof Yusril "Bungkam" Refly Harun | Anda Provokator & Bohongi Rakyat!
    3 недели назад
  • Menjaga Paugeran, Meluruskan Narasi: Suara Karaton Surakarta Hadiningrat
    Menjaga Paugeran, Meluruskan Narasi: Suara Karaton Surakarta Hadiningrat
    1 месяц назад
  • Putra PB XII, Gusti Puger Buka Suara Soal Kisruh di Depan Menteri Fadli Zon
    Putra PB XII, Gusti Puger Buka Suara Soal Kisruh di Depan Menteri Fadli Zon
    1 месяц назад
  • MINYAK KERING!! Timor Leste HANCUR 2033 — Mimpi Jadi Singapura BATAL?
    MINYAK KERING!! Timor Leste HANCUR 2033 — Mimpi Jadi Singapura BATAL?
    3 недели назад
  • GKRP Timoer Duga Ada Potensi Penyalahgunaan SK Kemenbud usai Kubu Purboyo Terancam Terusir
    GKRP Timoer Duga Ada Potensi Penyalahgunaan SK Kemenbud usai Kubu Purboyo Terancam Terusir
    3 недели назад
  • О нас
  • Контакты
  • Отказ от ответственности - Disclaimer
  • Условия использования сайта - TOS
  • Политика конфиденциальности

video2dn Copyright © 2023 - 2025

Контакты для правообладателей video2contact@gmail.com