Wayang Bangli Lawas Dalang Dewa Made Rai Mesi - Kresna Durjana Bagian 3
Wayang Bangli Lawas Lucu Dalang Dewa Made Rai Mesi Tualen Sakti merupakan Cassette yang lama tersimpan di Meja, namun untuk mengenang masa lalu diunggah kembali
untuk mengenang Juara I Dalang se Bali pada saat itu.
Sang Dharma Wangsa pergi ke Drawawati untuk menemui Sang Kresna untuk membicarakan tentang akan banyak korban apabila perang Berata Yuda betul-betul akan terjadi
Korban yang tidak berdosa juga akan berjatuhan dan dipihak keluarga Kurawa, karena yang diajak berperang adalah misan dan juga Kakek Begawan Bisma. Sang Dharma Wangsa memohon kepada Tuhan agar perang dahsyat ini tidak akan terjadi.
Sang Kresna menasehati Sang Dharma Wangsa bahwa perang ini tidak boleh dielakkan demi untuk memenuhi janji-janji Pendawa yaitu Sang Bima yang akan meminum darah Sang Dusasana dan Sang Drupadi akan mencuci rambutnya dengan darah Sang Dursasana.
Kresna akan pergi ke Sorga untuk memantau rapat para Dewa, siapa saja yang menjadi korban pada perang besar yang akan terjadi kelak. Bima ke Sorga dengan Sang Bima, Sang Gatot Kaca dan Punawakawan Tualen.
Di Sorga Para Dewa sedang rapat untuk memutuskan siapa yang akan mati dalam perang Besar Berata Yuda. Para Dewa yang datang Sang Hyang, Yama, Sang Hyang Surya da Sang Hyang Narada dengan punakawannya bernawa Baru. Bima disuruh menghadap ke
Sang Hyang Narada karena Kresna akan berubah wujud menjadi Sang Hanyang Narada palsu. Sang Narada sungguhan tidak ikut dalam rapat karena kedatangan Sang Bima. Kresna ikut rapat yang akan membicarakan siapa yang akan mati dalam perang besar.
Sang Hyang Yama disuruh buat pipil yang akan mati oleh Sang Hyang Siwa. Diputuskan yang akan mati adalah diantaranya Begawan Bisma, Begawan Drona, Salya, Satus Kurawa, Gatot Kaca dan Sikandi. Pipil diterima oleh Sang Hyang Narada Palsu alias
Kresna. Setelah Sang Narada palsu pergi, maka datanglah Sang Narada sungguhan yang terlambat datang kedalam rapat, sehingga kekacauan terjadi akibat pipil yang akan mati hilang. Untuk mencari saksi maka para Dewa rapat lagi dan bersaksi secara
kompak bahwa Sang Naradalah memang benar menerima pipil tersebut. Betara Siwa marah dan Sang Hyang Nerada didenda dan disuruh ke Dunia untuk mencari pencuri tersebut sampai dapat dan baru boleh kembali ke Sorga lagi.
Sang Hyang Narada menjelma menjadi rakyat untuk mencari informasi siapa maling sesungguhnya. Didapatkan info bahwa sang Kresnalah yang menjadi maling sesungguhnya. Sang Hyang Narada balik ke Sorga balik ke Sorga untuk melapor ke Betara Wisnu.
Maka dikerahkanlah pasukan Yama Bala untuk menangkap Kresna dan Bima untuk diceburkan ke Kawah. Perang terjadi antara para Dewa karena Sang Hyang Bayu membela Sang Bima dan Sang Hyang
Wisnu membela Kresna.
Wayang Bangli Lawas, Dalang Dewa Made Rai Mesi,Kresna Durjana, Lucu,Cassette lama,lalu diunggah kembali,Juara I Dalang se Bali,
Sang Dharma Wangsa, Drawawati,Sang Kresna,perang Berata Yuda, Korban,tidak berdosa,jatuh, keluarga Kurawa, diajak berperang,Kakek Begawan Bisma,
Sang Dharma Wangsa,Tuhan,perang dahsyat,tidak akan terjadi,Sang Kresna,tidak dielakkan,memenuhi janji-janji Pendawa,Sang Bima,minum darah Sang Dusasana,
Sang Drupadi, Sang Dursasana,pergi ke Sorga,rapat para Dewa, Sang Gatot Kaca, Punawakawan Tualen,Sorga,Para Dewa,rapat,Besar Berata Yuda, Sang Hyang, Yama, Sang Hyang Surya, Sang Hyang Narada,Baru,Bima ke Hyang Narada,Hyang Narada palsu,
Sang Hyang Yama,buat pipil,Begawan Bisma, Begawan Drona, Salya, Satus Kurawa, Gatot Kaca,Sikandi,Betara Siwa,mencari informasi,pasukan Yama Bala,
Kawah,Perang antar para Dewa,Sang Hyang Bayu,bela Sang Bima, Sang Hyang Wisnu bela Kresna.
#WayangBangliLawas #KresnaDurjanaBagian_3 #DewaRaiMesi
Информация по комментариям в разработке