Desa Juron, Kecamatan Nguter, Sukoharjo dikenal sebagai kampungnya kaum boro. Banyak warganya yang merantau, lantaran letak geografisnya cukup tandus. Kini, oleh pemerintah desa (pemdes) setempat, kawasan tersebut disulap menjadi jujugan wisatawan. Hampir 70 persen warga Desa Juron merantau keluar kota. Mereka memilih mengais rezeki di kota-kota besar. Di antaranya kawasan Jabodetabek, hingga Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Mereka mayoritas merintis usaha di bidang kuliner. Ada yang jualan bakso, mi ayam, jamu, aneka es, dan sebagainya. Dikenal sebagai kampungnya kaum boro, sampai-sampai dibangunkan monumen khusus pada 2003. Berupa patung penjual angkringan, yang menandakan perjuangan warga setempat dalam mengais rezeki di luar daerah. Monumen tersebut dibangun Bupati Sukoharjo.Wajah Desa Juron berubah. Setelah dibangun sebuah embung yang di tengahnya terdapat pulau mini oleh pemdes setempat. Dinamai Sendang Sumurup. Lokasinya bersebelahan dengan embung yang dibangun Pemkab Sukoharjo.Sebagai ikon wisata baru di kawasan Sukoharjo sisi selatan, Sarbini berharap Sendang Sumurup mampu menjadi magnet wisatawan. Maka, berbagai sarana dan prasarana (sarpras) penunjang terus dibangun. Di antaranya taman, gazebo, lapangan golf mini, termasuk pusat kuliner di tepian embung. Perencanaan membangun museum pertanian dan peralatan memasak nusantara. Museum pertanian nusantara berbentuk kendi. Di museum ini, terdapat beragam peralatan pertanian tradisional hingga modern. Kalau museum peralatan memasak nusantara berbentuk dandang atau periuk. Pembangunan sarpras ini baru dimulai sejak 2018. Memanfaatkan anggaran dana desa. Selain itu, juga mendapat pemihakan dari pemerintah. Berupa bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Sukoharjo. Termasuk bantuan dari para perantau yang telah sukses. Proses pembangunan kawasan wisata Sendang Sumurup baru 60 persen. Kolam renang, waterboom, dan taman masih proses pengerjaan. Saat ini, sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati wisatawan, di antaranya pemancingan, embung untuk wisata air, lapangan golf mini, menara pandang, bus cafe, dan pendapa. Termasuk deretan food court berbentuk gazebo dari bambu, yang siap memanjakan lidah para pengunjung.
Информация по комментариям в разработке