Setiap manusia memiliki perjalanan iman yang unik. Ada yang lahir dan bertumbuh dalam Gereja, ada yang pernah meninggalkannya, ada pula yang datang dari latar belakang keyakinan yang berbeda. Namun dalam perjalanan panjang itu, tidak sedikit orang yang akhirnya merasakan kerinduan yang dalam untuk pulang—pulang ke tempat di mana mereka merasa menemukan kembali rumah rohani mereka.
Video ini menghadirkan beberapa kisah kesaksian nyata dari mereka yang akhirnya kembali ke Gereja Katolik. Ada yang sebelumnya berasal dari tradisi Kristen lain, ada yang pernah meninggalkan iman Katolik, bahkan ada yang berasal dari latar belakang keyakinan yang berbeda. Melalui perjalanan hidup, pergulatan batin, pencarian kebenaran, serta pengalaman pribadi dengan Tuhan, mereka akhirnya menemukan jalan untuk kembali pulang ke Rumah Bapa.
Perjalanan itu tidak selalu mudah. Banyak dari mereka harus menghadapi berbagai tantangan: pertanyaan iman, pergulatan batin, tekanan dari lingkungan, bahkan konflik dalam keluarga atau pasangan yang tidak memahami keputusan mereka. Namun di tengah semua pergumulan itu, ada satu hal yang terus menarik hati mereka: kerinduan untuk menemukan Tuhan secara lebih mendalam.
Dalam video ini juga dibahas beberapa refleksi iman yang sering menjadi bagian dari perjalanan tersebut, seperti:
Bagaimana manusia mencari dan menemukan Tuhan dalam perjalanan hidupnya
Peran Yesus Kristus dalam keselamatan manusia
Makna Gereja sebagai tubuh Kristus dan rumah rohani bagi umat beriman
Tanggung jawab setiap manusia di hadapan Tuhan atas hidup yang dijalaninya
Beberapa ayat Kitab Suci juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan iman ini, di antaranya:
Surat Pertama kepada Timotius 2:3 yang mengingatkan bahwa Tuhan menghendaki keselamatan bagi manusia
Surat Pertama kepada Timotius 4:10 yang menegaskan bahwa Tuhan adalah penyelamat semua manusia, terutama mereka yang percaya
Surat kepada Jemaat di Efesus 5:25 yang menunjukkan kasih Kristus kepada Gereja-Nya
Surat Kedua kepada Jemaat di Korintus 5:10 yang mengingatkan bahwa setiap manusia akan berdiri di hadapan tahta pengadilan Kristus
Melalui kesaksian-kesaksian ini kita diajak merenungkan bahwa perjalanan iman bukan sekadar tentang berpindah keyakinan, tetapi tentang mencari kebenaran, menemukan kasih Tuhan, dan akhirnya merasakan panggilan untuk pulang.
Pada akhirnya, kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu membuka pintu bagi setiap anak-Nya yang rindu kembali. Seperti seorang Bapa yang menunggu dengan penuh kasih, rumah itu selalu ada bagi mereka yang ingin pulang.
Semoga kesaksian dalam video ini menjadi inspirasi, penguatan iman, dan pengingat bahwa di tengah perjalanan hidup yang panjang, selalu ada jalan untuk kembali ke Rumah Bapa.
Romo Herman "Hero" Dhae Mere, SVD. seorang imam indonesia yang berkarya (misi) di Kolumbia. video ini direkam melalui aplikasi tiktok beliau di akun Ca-Fé pada hari Jum'at malam tanggal 06 Maret 2026. dukung dan bantu pelayanan beliau, dengan Follow dan subscribed akun beliau di tiktok maupun youtube
TikTok : Ca-Fé
YouTube : Epifani
Tuhan Yesus memberkati
⚠️ DISCLAIMER
Konten ini dilindungi hak cipta.
Dilarang keras mengunduh, menyalin, merekam ulang, mengedit, memodifikasi, atau mendistribusikan sebagian atau seluruh konten ini tanpa izin tertulis dari pemilik channel.
Segala bentuk penggunaan tanpa izin adalah pelanggaran hak cipta dan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Pemilik channel tidak bertanggung jawab atas:
Penyalahgunaan konten oleh pihak lain
Manipulasi isi, narasi, atau visual
Dampak sosial, konflik, atau kesalahpahaman
Sengketa, klaim, atau masalah hukum yang timbul akibat penggunaan konten tanpa izin
Seluruh tanggung jawab hukum berada pada pihak yang menggunakan konten tanpa izin.
Информация по комментариям в разработке