SEJARAH LOMBOK | "Jejak Kerajaan Selaparang di Berbagai makam"
Jejak Selaparang pada beberapa makam
=================================
Keberadaan bukti fisik kerajaan Selaparang hingga kini masih menjadi perdebatan, banyak sekali versi yang beredar mengenai sejarah Selaparang, sebuah kerajaan yang diklaim sebagai kerajaan besar yang pernah ada di pulau Lombok.
Tidak sedikit kelompok atau trah yang mengaku sebagai pewaris Selaparang, dan masing-masing kelompok merasa berhak atas klaim itu, yang terjadi kemudian adalah perdebatan yang tak berujung, akhirnya misteri Selaparang kian tebal dan samar.
Prof.Jamaludin seorang guru besar sejarah Islam Lombok di Universitas Islam Negeri Mataram pernah merekonstruksi kerajaan Selaparang Islam dengan pendekatan arkeologis, hasil penelitianya itu dituangkan dalam buku berjudul Jejak-Jejak Arkeologi Islam di Lombok.
Bagi Jamaludin, Selaparang yang merupakan kerajaan Islam besar pada masanya dapat dilacak dari berbagai peninggalan arkeologi yang ditinggalkan, salah satunya adalah makam.
Banyak sekali makam yang bertebaran di sekitar bekas pusat kerajaan Selaparang, hingga saat ini, pendapat umum menyebut, lokasi kerajaan Selaparang itu ada di sekitar desa Selaparang saat ini.
Di lokasi itu, sedikitnya ada tujuh makam yang sudah dikenal oleh masyarakat umum. Tujuh makam itu antara lain; makam Selaparang, makam Tanjung, makam Pesabu'an, makam Pekosong, makam Buak Bakang, makam Tanak Renteng dan makam Tanak Gadang. Selain tujuh makam itu, masih banyak terdapat makam-makam kuno lainya.
Jamaludin menyebut, masing-masing trah Selaparang yang pernah berkuasa di Selaparang selalu meninggalkan jejak berupa makam. Makam Tanak Renteng dan Pesabu'an misalnya, makam ini disebut-sebut sebagai makam awal para pendiri kerajaan Selaparang Islam. Lebih juah dikatakan, sebelum berpindah ke sebelah utara dari sungai Ketangga, awalnya Selaparang berlokasi di sekitar Tanak Renteng.
Sedangkan makam Selaparang dan makam Tanjung disebut sebagai makam dari raja-raja dan keluarga kerajaan Selaparang. Meskipun belum dijumpai catatan lengkap mengenai siapa saja yang dimakamkan pada dua makam itu, namun beberapa kalangan menyakini bahwa dua makam itu masih mempunyai hubungan dekat dengan kerajaan Selaparang.
W.F Stutterheim seorang yang pernah meneliti tentang makam Selaparang menyebut, salah satu tokoh yang dimakamkan di komplek makam Selaparang adalah seorang penghulu kerajaan, namanya Penghulu Gading atau Ki Gading.
Selain itu, Stutterheim juga berhasil menafsirkan inskripsi atau candrasangkala yang ada di batu nisan Penghulu Gading.
Candrasangkala itu berbunyi,
Baris pertama; la illaha illah,)
Baris kedua; wa Muhammadun rasul
Baris ketiga; ullla maesan
Baris keempat; gegawean
Baris kelima; prayuga
Menurut Stutterheim candrasangkala itu adalah angka tahun yang bernilai 1142 H atau 1729 M. Angka tahun itu dihubungkan dengan kematian seorang raja Selaparang 6 tahun sebelumnya.
Kalau istana kerajaan Selaparang bagaimana ceritanya?, ini adalah pertanyaan yang hampir selalu muncul setiap kali membahas Selaparang, bayangan orang jika menyebut istana adalah kerajaan yang ada di Jawa, katakanlah Solo atau Jogja, ini tentu pandangan yang keliru, karena beberapa istana yang ada di Lombok menurut beberapa literatur hanya berupa bangunan sederhana yang terbuat dari bahan alam, seperti tanah, kayu dan daun ilalang, yang tentu saja tidak akan bisa bertahan lama.
SEJARAH LOMBOK | "Jejak Kerajaan Selaparang di Berbagai makam",Sejarah Lombok,sejarah selaparang,kerajaan selaparang,perang lombok,kerajaan lombok,PERANG LOMBOK | sejarah Perang Pringgabaya part 1,info nusa,info nusa lombok,pulau lombok,sejarah lombok,sejarah lombok sasak,sejarah lombok timur,lombok generation,taman mayura,sasak,sejarah terbaru sasak lombok,sejarah lombok info nusa,lombok tengah,lombok barat,lombok utara,kota mataram,lombok timur
Selain situs makam, masih banyak situs lainya yang diklaim sebagai bukti peninggalan kerajaan Selaparang, sebutlah masjid dan beberapa petilasan. Jika ada kesempatan, Infonusa pasti akan mengulasnya untuk anda semua.
Информация по комментариям в разработке