GURU DI HO MA - Asasira Music - The Batak Institute
Lirik lagu "Guru di Ho Ma" (Terserah pada-Mu/Engkau-lah Penuntun) merupakan sebuah pengakuan iman (kredo) yang sangat mendalam dalam tradisi teologi Protestan-Batak. Lagu ini bukan sekadar nyanyian, melainkan sebuah seruan untuk melepaskan kendali diri dan berserah sepenuhnya pada kedaulatan Tuhan.
Judul "Guru di Ho Ma" secara harfiah berarti "Terserah pada-Mu-lah" atau "Engkaulah Pemegang Kendali". Lagu ini adalah sebuah tindakan Metanoia (perubahan pikiran), di mana manusia berhenti mengandalkan logikanya sendiri dan mulai berjalan dalam tuntunan Roh Kudus. Berikut pemaknaan teologisnya berdasarkan lirik dan referensi Amsal 3:5-6:
Pertama, Antropologi Teologis: Keterbatasan Hikmat Manusia. Pada Verse 1 dan Chorus, ditekankan kalimat "Ndada marpangunsandean tu hapistaran" (Jangan bersandar pada pengertianmu). Secara teologis, ini mengakui adanya keterbatasan manusia akibat dosa (corruptio naturae). Lagu ini mengingatkan bahwa hikmat manusia seringkali menjadi penghalang (rambon) untuk melihat rencana Tuhan yang lebih besar. Ini adalah resonansi langsung dari Amsal "Janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri."
Kedua, Kedaulatan Allah (Soli Deo Gloria). Bagian Verse 2 menggambarkan Tuhan yang "manatap sian langit ni parlangitan" (menatap dari langit segala langit). Ini menekankan Transendensi Allah. Tuhan tidak terbatas oleh ruang dan waktu, sementara manusia sering terjebak dalam "gogo ni pingkiranta" (kekuatan pikiran sendiri). Lirik ini mengajak pendengar untuk beralih dari egosentrisme (berpusat pada diri) menjadi teosentrisme (berpusat pada Allah).
Ketiga, Totalitas Haporseaon (Iman yang Utuh). Bagian Bridge membawa pesan yang sangat kuat: "Ndada holan hata, alai gabe ngolu" (Bukan sekadar kata, tapi menjadi hidup). Iman (haporseaon) dalam teologi ini bukan sekadar persetujuan intelektual (assensus), melainkan kepercayaan yang melahirkan tindakan (fiducia). Kristologis: Kalimat "Ibana do bonana, Ibana do ujungna" merujuk pada Kristus sebagai Alfa dan Omega (Wahyu 21:6). Dia adalah awal dan akhir dari segala pergumulan hidup.
Keempat, Teologi Jalan yang Rata (Providentia Dei). Dalam Chorus, terdapat kalimat "Asa dalanta na rahis i, dipadosdos Tuhanta" (Agar jalan kita yang terjal diratakan Tuhan). Ini adalah janji penyertaan Tuhan (Providentia). Ketika manusia mengakui Tuhan dalam segala lakunya (Tatanda ma Ibana di sude gulmit ni ngolunta), maka Tuhan mengambil alih kemudi untuk meluruskan jalan yang berliku. Ini adalah bentuk penyerahan total bahwa berkat dan ketenangan bukan hasil jerih payah semata, melainkan anugerah (Sola Gratia).
Intisari Struktur Lagu: Verse: Humility (Kerendahan Hati), Menanggalkan kesombongan intelektual di hadapan Tuhan. Chorus: Trust (Kepercayaan), mengakui otoritas Tuhan dalam setiap denyut nadi kehidupan. Bridge: Integrity (Integritas), iman harus melampaui perasaan senang, tetap ada dalam duka. Outro: Submission (Penyerahan), mengamini bahwa hidup sepenuhnya ada di tangan "Guru" (Tuhan).
Lirik
GURU DI HO MA
[Verse 1]
Martua ma halak na togu haporseaonna
Marserep ni roha di jolo ni Tuhan
Ndada marpangunsandean tu hapistaran
Alai mangasahon, huaso ni Debata
Tabuhai be rohanta, tapasahat ma langkanta…
[Verse 2]
Jotjot hita mangahut gogo ni pikkiranta
Hape mambahen rambon parnidaanta
Lupa hita di huaso sangap ni Tuhanta
Na manatap sian langit ni parlangitan
Nuaeng ro be hita, marsomba tu jolo-Na…
[Chorus]
Situtuma hita porsea, sian nasa rohanta
Unang marpangunsandean tu hapistaranta
Tatanda ma Ibana, di sude gulmit ni ngolunta
Asa dalanta na rahis i, dipadosdos Tuhanta
Haporseaon na gok, holan tu Debatanta…
[Bridge]
Ndada holan hata, alai gabe ngolu
Ndada holan las ni roha, alai nang di habot ni roha
Porsea! Porsea! Hita Porsea!
Ibana do bonana, Ibana do ujungna!
Ibana do Ulu, Ibana do Saluhut
[Chorus]
Situtuma hita porsea, sian nasa rohanta
Unang marpangunsandean tu hapistaranta
Tatanda ma Ibana, di sude gulmit ni ngolunta
Asa dalanta na rahis i, dipadosdos Tuhanta
Haporseaon na gok, holan tu Debatanta…
[Outro]
Tapabulus ma langkanta...
Ta auhon ma panoguNa...
Oh.. Tuhan, guru di Ho ma…
Amin.
Penulis Tian Son Lang
Dilantunkan Asasira Music; Dibantu Gemini dan Suno
Konten Kreator: Tian Son Lang - Lomo Lua
#HitaBatak #GuruDiHoMa #AsasiraMusic #BatakGospel #CCM
Информация по комментариям в разработке